Jeda yang terencana memiliki peran penting dalam produktivitas. Aktivitas tanpa jeda cenderung membuat pikiran lelah dan fokus menurun.
Jeda singkat setiap satu atau dua jam memungkinkan pikiran beristirahat sejenak. Aktivitas ringan, seperti berjalan atau menarik napas dalam, dapat mengembalikan energi mental.
Selain mengistirahatkan pikiran, jeda membantu mengurangi ketegangan fisik. Duduk terlalu lama atau menatap layar terus-menerus bisa menimbulkan ketidaknyamanan, yang jika diabaikan akan mengganggu fokus.
Jeda bukan berarti berhenti total. Ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi kemajuan, menyesuaikan strategi, dan menyiapkan diri untuk sesi berikutnya.
Mengatur jeda secara konsisten membantu menciptakan ritme yang alami. Pikiran dan tubuh belajar kapan harus fokus dan kapan harus rileks, sehingga produktivitas lebih berkelanjutan.
Dengan strategi jeda yang tepat, produktivitas tidak hanya meningkat tetapi juga terasa lebih nyaman dan terkendali.
