Fokus yang baik merupakan kunci produktivitas yang efektif. Namun, sering kali fokus hilang karena sesi aktivitas tidak diatur dengan tepat.
Salah satu strategi adalah membagi waktu menjadi sesi yang cukup panjang untuk menyelesaikan satu jenis tugas, namun tidak terlalu panjang sehingga menimbulkan kelelahan. Misalnya, sesi 50–90 menit untuk aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Memulai sesi dengan tujuan jelas membantu pikiran siap bekerja. Ketika setiap sesi memiliki arah yang spesifik, energi dan perhatian digunakan secara lebih efisien.
Lingkungan juga mendukung fokus mendalam. Meja yang rapi, cahaya cukup, dan gangguan diminimalkan, memberi kesempatan pikiran untuk benar-benar menyerap informasi atau menyelesaikan tugas.
Sesi kerja yang terstruktur secara konsisten membantu membangun kebiasaan. Seiring waktu, tubuh dan pikiran menyesuaikan diri dengan ritme ini sehingga fokus lebih mudah dicapai.
Mengatur sesi berdasarkan tingkat kesulitan atau prioritas tugas membantu produktivitas lebih stabil. Aktivitas yang paling menantang ditempatkan di saat energi tinggi, sementara yang lebih ringan dapat dilakukan saat energi menurun.
